Mahasiswa Canduang jadi kaum JETSET
Oleh Intan Saputri pada
24 September 2013
24 September 2013
Mungkin
bagi teman-teman yang menetap atau berasal dari kota besar, belum tau atau
belum pernah kenalan dengan daerah Canduang (termasuk penulis). Ketika penulis searching di Google dengan menggunakan keywords Canduang, Google mengoreksi “What do you mean is the Hell?”. Penulis bingung
tapi kagak berhenti di situ aje, akhirnya bertanya dengan Mbah Yahoo yang
dijawabnya sambil prustasi “Gue
nyerah deh, Tanya aja sama Google!” (lha,,kan Google juga kagak tau). Ya udah, daripada pusing bertanya sana-sini tak
berujung, penulis buru-buru buka peta, menjelajahi pulau Sumatera dan tetap tak
menemukan kepastian posisi daerah ini. Sebenarnya dimanakah daerah Canduang itu
berada? Sungguh misterius dan penuh tanda tanya besar.
Tapi
itu tak meredupkan daya tarik Canduang di kancah Internasional. Terbukti dengan
menjadi trending topic-nya daerah ini
beberapa hari belakangan, berkat ulah salah satu masyarakatnya yang ternyata
adalah mahasiswa Jurusan Manajemen di salah satu Universitas terkemuka di
Provinsi Sumatera Barat. Biar masa depannya terlindungi, kita sebut saja PRM. PRM
ini sudah menginjak semester lima dan sedang hangat-hangatnya menjadi bahan
pembicaraan disetiap sudut kampus. Paparazi
yang waktu itu sedang berkeliaran di sekitar kampus, melihat PRM keluar dari
sebuah mobil Ford putih yang masih
tampak mulus dan belum terjamah sama sekali. Pertanyaaan pun timbul, mobil siapakah
ini sebenarnya? Sejak kapan PRM bisa mengendarai mobil?
Dimata teman-temannya, si PRM ini termasuk
pribadi yang mudah bergaul dan dekat dengan orang lain, hobinya nyengir-nyengir
di tanah kusir, dan anaknya rame karena sering bawa petasan kemana-mana (yang
ini bohong dehh, Haha). Mahasiswa yang pernah tergabung dalam sebuah boyband
kampus ini mempunyai logat bicara yang aneh apalagi saat dia mengaplikasikan
kefasihan bahasa inggrisnya itu.
Isu-isu
miring tak terelakan lagi, banyak orang yang mengatakan bahwa PRM ini mendapatkan
kupon dari ciki-ciki berhadiah, membobol ATM, sampai dituduh menggelapkan uang
sumbangan rakyat yang ia peroleh dari kegiatan yang diadakan kampus beberapa
minggu yang lalu. Tapi semua dugaan itu tidak terbukti keakuratannya. Tim
Redaksi sengaja mengutus mata-mata yang ditugaskan untuk memantau kegiatan PRM
selama 24 jam, kebenaran pun terungkap dengan sendirinya. Ternyata, mobil Ford
itu hasil dari kerja kerasnya sebagai guru di salah satu Bimbel yang tak bisa
disebutkan namanya. Entah berapa gajinya sebulan sampai bisa membeli mobil mewah
itu? Entahlah. Tapi hanya satu yang pasti, mahasiswa Canduang ini sekarang
terkenal sebagai guru Bimbel tersukses di Indonesia menurut Koran Tempo Hari.
Foto
oleh Tiara Zakianimarta

